Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Widget HTML #1

10 KHASIAT DAN MANFAAT JAHE - TANAMAN HERBAL ALAMI JAHE

Manfaat jahe

Lentera8.com | Tanaman herbal dan berkhasiat yang satu ini sangat populer di indonesia, tanaman tersebut adalah Jahe. Ya Jahe, siapa sih yang tidak kenal dengan Jahe?. Kandungan Nutrisi yang dimiliki Jahe adalah sumber antioksidan yang baik bagi tubuh dan juga kesehatan kita. Walaupun begitu jahe tetapi tidak menyediakan banyak vitamin, mineral, atau kalori. Menurut Departemen Pertanian Amerika Serikat, 2 sendok teh jahe hanya menyediakan 4 kalori. Kuantitas ini tidak menyediakan jumlah nutrisi yang signifikan.

Selama ribuan tahun, orang-orang telah menggunakan jahe untuk mengobati berbagai daftar penyakit mulai dari pilek, mual, radang sendi, migrain, hingga hipertensi. Banyak bukti efektivitas jahe tidak berasal dari saran medis namun diturunkan dari generasi ke generasi. Akan tetapi dalam beberapa tahun terakhir ini, para peneliti mulai tertarik untuk meneliti beberapa manfaat yang dimiliki oleh jahe bagi kesehatan terutama untuk kekebalan daya tahan tubuh dari berbagai serangan penyakit yang mengintai di luar sana, seperti saat ini yang sedang mendunia yaitu Corona Virus Desease 2019 atau yang disebut dengan COVID-19. Sementara beberapa manfaat tradisional baru memiliki sedikit bukti ilmiah yang dapat mendukung.

Manfaat Jahe Bagi Kesehatan yang Harus Anda Ketahui

Jika benar-benar melihat manfaat kesehatan dari jahe, maka Anda akan menemukan fakta bahwa berbagai ramuan dengan bahan dasar jahe dapat mengobati sejumlah masalah secara alami. Sebagai informasi tambahan, berikut adalah tujuh hal yang bisa dilakukan jahe untuk kesehatan Anda.

1. Meringankan Nyeri Otot

Jahe mengandung senyawa yang disebut gingerol yang terbukti memiliki efek analgesik dan anti inflamasi. Berdasarkan hasil studi yang diterbitkan dalam The Journal of Pain menemukan mengonsumsi sedikit jahe setiap hari dapat membantu menjaga peradangan tetap rendah dan juga bisa membantu meringankan nyeri otot dari cedera yang disebabkan oleh olahraga. Sebuah penelitian serupa menemukan bahwa jahe yang dikonsumsi setelah latihan olahraga dapat membantu mencegah nyeri otot berkembang dalam beberapa hari setelah latihan.

2. Meringankan Kram Saat Haid

Beberapa penelitian menunjukkan bahwa jahe sama efektifnya dengan ibuprofen dalam menghilangkan rasa sakit pada wanita dengan dismenore primer. Sebuah analisis terbaru dari semua penelitian yang relevan menyimpulkan bahwa wanita dengan dismenore (nyeri) mungkin merasa lega ketika mengonsumsi jahe tiga hari pertama dari siklus mereka, tetapi penelitian lebih lanjut perlu dilakukan. Oleh karena itu, jika Anda menderita periode haid yang sangat menyakitkan, ada baiknya menambahkan jahe untuk diet Anda dan lihatlah apakah itu dapat membantu atau tidak.

3. Membantu Meringankan Rasa Sakit

Akar merupakan bagian dari tanaman yang paling banyak digunakan dalam bentuk pengobatan alternatif karena kaya akan minyak atsiri yang mengandung komponen aktif gingerol. Senyawa anti inflamasi yang manjur ini diyakini dapat menjelaskan mengapa orang-orang dengan osteoarthritis atau rheumatoid arthritis mengalami pengurangan tingkat rasa sakit dan peningkatan dalam mobilitas mereka ketika mereka mengkonsumsi jahe secara teratur. Gingerol sendiri bekerja dengan cara menghambat pembentukan sitokin inflamasi dan juga berperan sebagai pembawa senyawa kimiawi dari sistem kekebalan tubuh. 

4. Menenangkan Sistem Pencernaan

Jahe memiliki sejarah panjang karena sangat efektif digunakan untuk meredakan ketidaknyamanan dan rasa sakit di bagian perut. Untuk mengatasi gangguan pencernaan, jahe bekerja dengan cara memproduksi suatu zat yang dapat mengurangi produksi gas berlebih pada sistem pencernaan. Selain itu, jahe juga bisa digunakan untuk menenangkan saluran usus. 

5. Mengurangi Mual Ringan

Akar jahe dapat dikonsumsi untuk membantu mengurangi gejala yang berhubungan dengan mabuk perjalanan seperti pusing, mual, muntah dan keringat dingin. Selain itu jahe juga bisa digunakan untuk mengobati mual dan muntah yang berhubungan dengan penyakit kehamilan ringan. Namun sebelum mengonsumsinya. tanyakan kepada dokter umum atau bidan untuk memastikan bahwa hal tersebut sesuai untuk Anda.

6. Mengatasi Peradangan

Komponen pedas dalam jahe yang juga dikenal sebagai oleoresin memiliki efek anti inflamasi terkuat. Jahe dapat menghentikan pelepasan sitokin inflamasi dalam sel imun.  Beberapa manfaat jahe lainnya seperti mengurangi rasa sakit, kram, dan radang sendi juga dianggap terkait erat dengan aktivitas anti inflamasi ini.

7. Menurunkan Gula Darah 

Dalam sebuah penelitian tahun 2015 baru-baru ini pada 41 peserta dengan diabetes tipe 2, 2 gram bubuk jahe per hari menurunkan gula darah puasa sebesar 12%.  Jahe juga dapat digunakan untuk meningkatkan HbA1c (penanda untuk kadar gula darah jangka panjang) yang mengarah ke pengurangan 10% selama periode 12 minggu.

8. Meningkat Nafsu Makan

Jahe juga bisa membantu kamu untuk meningkatkan nafsu makan. Untuk membantu memulihkan nafsu makan yang hilang, kunyah sepotong jahe dengan lemon dan garam. Cara ini banyak masyarakat yang menggunakan dan juga termasuk anjuran untuk kesejatan.

9. Melegakan Tenggorokan

Jahe dapat memberikan efek hangat di tenggorokan. Konsumsilah air jahe untuk meredakan rasa gatal karena penyakit pernapasan. Bagi anda yang merasakan sakit tenggorokan sakit rasa menelan makanan cobalah dengan cara mengkonsumsi jahe.

10. Mencegah Kebotakan

Rambut yang sering rontok dapat diatasi dengan menggunakan jahe. Jahe merangsang folikel di kulit kepala untuk memelihara kulit kepala serta menguatkannya. Gunakan jahe sebagai masker rambut dengan cara menghancurkannya dan mencampurnya dengan minyak kelapa murni.

Post a Comment for "10 KHASIAT DAN MANFAAT JAHE - TANAMAN HERBAL ALAMI JAHE"